Sate Maranggi Purwakarta 2
Sabtu, 17 Okt '09 12:21
Ini jenis sate daging sapi. Mau dibilang ini khas Purwakarta, bisa. Tapi jenis sate dengan nama yang sama juga banyak dijajakan di Cianjur. Yang membedakan keduanya adalah saus sambal pelengkapnya. Di Purwakarta, sate ini disajikan dengan sambal cabe rawit diramu dengan tomat iris yang dibejeg kasar. Sedangkan di Cianjur, sate ini dibubuhi sambal oncom. Nah, mau yang mana dulu nih postingnya? Sate Maranggi a la Purwakarta dulu kali ya.
Sate Maranggi Purwakarta ini lokasinya di keluaran pintu tol Purwakarta belok kanan. Tidak jauh lah dari situ, di desa Cibungur, di tepian hutan jati, ada warung berderet-deret. Ramai banget. Apalagi pas waktu mudik... :).
BAHAN:
1 kg daging sapi, potong serasi
250 gr gajih/lemak sapi
tusuk sate
2 lbr daun pepaya
kecap secukupnya
BUMBU dihaluskan:
3 siung bawang merah
5 siung bawang putih
1 sdm ketumbar
2 sdt garam
1 sdm gula merah
SAMBAL TOMAT IRIS:
2 bh tomat mengkal
15 cabai rawit
1/2 sdt garam
CARA MEMBUAT:
- Sambal tomat iris: uleg cabai rawit kasar saja, beri garam dan tambahkan tomat yang diiris-iris kasar. Aduk hingga rata. Sisihkan.
- Potong-potong daging dan lemak sesuai selera. Rendam dengan bumbu halus sekitar 1 jam.
- Tusuk daging dan lemak berselang-seling. Lakukan hingga semua daging habis.
- Alasi daging tusuk dan tutup bagian atasnya dengan daun pepaya, biarkan lagi 1 jam.
- Siapkan bara api dari arang, bakar sate hingga matang.
- Penyelesaian: taruh sate maranggi secukupnya di piring, tuangi kecap secukupnya, beri tambahan sambal tomat iris. Sajikan.
TIPS & TRIK:
- Untuk sambal tomat iris pilih tomat yang masih agak mentah. Bikinnya lebih baik sesaat sebelum disajikan. Biar sambal tomat renyah dan tidak berair.
(gambar dipinjam dari sini)
Tag: sate, purwakarta
Terkait:
-
Sate Klopo
Selasa, 10 Mei '11 05:59 -
Sate Klopo ONDOMOHEN Bu Asih
Selasa, 10 Mei '11 05:36 -
Sate Bandeng Khas Serang, Gurih Booooo!
Rabu, 9 Feb '11 07:42
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
miss cemil: Dua Jempol
-
Riyono: Nendang Banget
-
miayam: Dua Jempol

Komentar:
Silahkan login untuk memberikan pendapat