Lembut Manis Klappertaart Evieta 12

Senin, 21 Des '09 22:44

Pertama kali saya mendengan kata ‘klappertaart’ saya mengira kalau makanan ini adalah makanan dari negeri kincir angin. Ternyata, kue berbahan dasar kelapa ini adalah kue dengan resep asli Indonesia. Penasaran dengan rasanya, sayapun langsung meluncur ke penjual klappertaart yang cukup ternama di kota Bandung: Evieta Klappertaart.

Dari sendokan pertama saya langsung jatuh cinta pada kue yang bertekstur halus seperti mousse ini. Bukan cuma karena rasa manisnya yang pas dipadu dengan aroma rhum, tapi juga karena potongan-potongan kelapa yang masih terasa renyah bila kita gigit. Kue yang cocok sebagai hidangan penutup ini resep aslinya selain berbahan dasar kelapa, juga ditaburi kismis, cacahan almond, dan taburan kayu manis bubuk. Tapi kalau ingin mencona rasa lain, Evieta juga punya varian klaapertaart dengan toping coklat, blueberry, dan keju. Tak cukup dengan varian rasa, Evieta juga menjual klappertaart bakar yang teksturnya sepeti cake.

Selain memiliki beragam rasa dan jenis, klappertaart Evieta ini juga dijual dalam berbagai ukuran. Untuk makan di tempat atau dinikmati sendiri di jalan, Anda bisa memesan ukuran kecil yang harganya Rp. 11.000,- sampai Rp. 15.000,-. Ukuran sedang seharga Rp. 26.000,- sampai Rp. 45.000,- , sedangkan ukuran besar dijual dengan harga Rp. 95.000,-.

Klappertaart Evieta bisa dibeli di pusatnya di Jl. Ir. H. Djuanda (Dago) No. 81 Bandung. Atau bisa juga ‘memburunya’ ke outlet-outlet Evieta yang terdapat di beberapa FO di seputaran Jl. Riau atau Jl. Dago dan di outletnya di Setiabudhi Supermarket. 


Tag: Bandung, resto, cemilan

Sebarkan Digg Delicious MySpace

Terkait:

Siapa saja yang merating artikel ini:

Komentar:

mlandhing 0 0
pernah nyicip hanna's klappertaart ga? enakan mana tuh?

soal harga, so-so sih, terkesan mahal... tapi memang kalau ybs menggunakan bahan terbaik, harganya tidak bisa murah.
Asti Rahman 0 0
mlandhing: baru sekali ini nyoba klappertaart mbak.. jadi belum bisa bandingin.. tapi kalo soal harga menurut aku worth it.. uenak buanget soalnya.. ndak tau aku yang emang doyan makan ya.. hahaha..
mlandhing 0 0
Asti Rahman: kalau begitu kapan-kapan kalau kau ke jakarta tak traktir yang punya hanna deh... lumer di lidah... 2 cup bakalan kurang deh... : D
Wahyu Budiyono 0 0
Saya belon bisa kasih komparasi mana yang enak, mbak...
Secara seumur hidup belon nyicipin...

Salah satu makanan yang jadi impian saya buat dimakan : )
mlandhing 0 0
Wahyu Budiyono: : p : p
maknyos 0 0
ini makannya ngga perlu di kunyah ya..di mut aja sdh lumer pasti
mlandhing 0 0
maknyos: untuk yang jenis unbaked klappertaart memang langsung lumer di mulut... apalagi kalau kelapamudanya pilihan bener... dhuh... *asli ngeces lagi*
dokter_kuliner 0 0
Saya udh nyoba beberapa macam klappertaart termasuk hanna.... tapi menurut saya yang paling enak EVIETA KLAAPERTART... dan pernah saya konfirmasi meraka menggunakan bahan2 yang terbaik... dan tidak menggunakan pewarna dan pengawet makanan. EVIETA KLAPERTAART selalu menjual yang fresh setiap hari... Kalau yang di Jakarta, saya merekomendasikan KLAPERTAART HUIS di Kelapa Gading, itu termasuk favorit saya.... Lumayan buat teman2 pecinta kuliner Klapertaart...
mlandhing 0 0
dokter_kuliner: wah, pecinta klappertaart rupanya... ayo ceritakan yang klappertaart huis istimewanya dimananya? bikin aku ngiler gih..: D
dokter_kuliner 0 0
yg huis istimewanya klapertaart basah_nya tekstur lembut di lidah dan rasanya pas manis dan susunya...rum_nya...ciamik.....wkwkwk... bikin seger ditambah kelapa muda.... woukeh banget!!!
mlandhing 0 0
dokter_kuliner: ....*langsung drooling*

berarti yang huebat yang klappertaart unbaked ya... okeh... segera berburu deh... : )
mlandhing 0 0
mlandhing: lhah kalau ini bukan soal hebat om... tapi soal selera... aku suka yang unbake, gituh... : )

nah, bagaimana dengan dikau? Jangan-jangan, alih-alih dimasak... masih adonan sudah kau sruput-sruput kali ya... : p

Silahkan login untuk memberikan pendapat