Kue Semprot, Kue Kelapa Yang Ndeso 5
Selasa, 2 Feb '10 20:56
Beberapa waktu yang lalu, disaat saya melakukan sebuah perjalanan ke salah satu desa yang ada di Sumatera Selatan, tepatnya Desa Sukaraja Kecamatan Pedamaran OKI sekitar 2 jam atau tepat 70 KM dari Palembang, saya menemukan sebuah kue tradisional masyarakat setempat yang disajikan kepada saya.
Ajang silaturahim tersebut saya manfaatkan untuk mencicipi kue yang oleh masyarakat setempat diberi nama Kue Semprot. Kue yang memang khusus disajikan dalam acara-acara tertentu, seperti: Pernikahan, Lamaran, Sunatan ataupun Akikah ini memang sedikit banyak memiliki kekhasan tersendiri. Kue yang memiliki bentuk sedikit mirip dengan kue impor sejenis Lady Finger ini merupakan salah satu variasi dari kue kelapa yang sudah banyak dikenal oleh masyarakat.
Pertama kali disajikan, Ibu Hayat-sang tuan rumah sedikit merendah dengan mengatakan bahwa ini kue kampung dan sedikit keras. Secara yang bertamu adalah orang yang pantang menolak, ya.. tanpa sungkan saya langsung mencicipi tanpa rasa ragu. Kreek.. kue patah dalam mulut saya. Dengan sedikit kunyahan tenyata mematahkan kata pembuka dari Bu Hayat yang mengatakan kalau kue ini keras.
Satu per satu saya mencoba kue yang disajikan dalam toples bergaya lama dan berlapis kertas koran sebagai pencegah dari udara lembab membuat saya membuat saya sedikit menyimpulkan kalau kue Semprot sedikit mirip dengan kue Bangkit. Rasa gurih kelapa pun terasa tapi sedikit berasa asam. Nah, dari sinilah saya merasa penasaran untuk mengetahui resep dari kue yang diberi nama sedikit asal ini.
Menurut Bu Hayat, bahan dasar kue Semprot terdiri dari:
- Sagu / Tepung Kanji sebanyak 2 kg
- Gandum sebanyak 1 kg
- Gula pasir 1,5 gelas belimbing
- Santan 1 gelas belimbing
- Telur 2 butir
Cara pembuatan:
- Sagu dan Terigu dicampur lalu disangrai sampai kering
- Masukan gula lalu aduk merata
- Masukan sedikit air untuk melarutkan gula
- Lalu masukan santan yang telah dimasak sampai mengeluarkan minyak lalu aduk merata
- Setelah menjadi adonan seperti pasta masukkan telur lalu aduk merata.
- Masukan adonan tadi kedalam alat semprotan kue lalu potong-potong sekitar 15 cm
- Panggang sampai matang.
Rasa asam yang sedikit terasa dalam kue Semprot berasal dari santan. Dan ternyata bukan parutan kelapa yang digunakan tapi santan yang dimasak sampai berminyak. Nama kue ini pun terinspirasi dari alat yang digunakan untuk menyemprot kue ini yang berfungsi sebagai cetakan.
Tag: Kue Semprot, Bu Hayat, Sukaraja, Waliya Purnama Sari
Siapa saja yang merating artikel ini:
-
mlandhing: Dua Jempol

Komentar:
Wahyu Budiyono: thx resepnya ya...
Silahkan login untuk memberikan pendapat