Tentang Langsungenak


Dunia kulinari (culinary) atau kuliner memang tak hanya sekadar soal rasa di lidah. Dia juga soal rasa di mata, rasa di hati. Bahkan sering juga melibatkan totalitas jiwa kita dalam menikmati sajian makanan ataupun ketika menciptakan suatu masakan.

Pola konsumsi dan penyajian makanan berkembang seiring dengan menipisnya sekat-sekat wilayah geografis dan selera. Karenanya konsumen mempunyai ruang yang luas dalam memilih apa yang disantap dan di mana akan melangsungkan ‘ritual’ kuliner itu.

Ruang itu kini diperlebar dengan hadirnya Langsungenak. Informasi tidak lagi sepihak. Pengalaman, pengetahuan dan wawasan Anda tentang dunia kulinari atau kuliner leluasa dituangkan dan dibagi di sini. Mungkin itu adalah resep pertama Anda, pengalaman tak terlupakan dinner di suatu tempat, perjalanan bersama keluarga menikmati cita rasa makanan dari daerah lain atau bisa juga tentang trik rahasia telor dadar istimewa Anda.

Semuanya bisa langsung Anda bagi dan nikmati, di Langsungenak.

Pengelola Langsungenak

Publisher

Yusro M. Santoso
Menjadi jurnalis sejak mahasiswa, lama sekolah di majalah Tempo. Ikut eksodus lalu mendirikan Editor, berikutnya Tiras. Posisi yang pernah disandangnya adalah Kepala Biro Jawa Tengah, Redaktur Pelaksana Politik dan Kepala Divisi Peliputan. Dia juga menggeluti komunikasi pemasaran. Salah satu pendiri dagdigdug.com ini di Langsungenak menjadi pemangku konten.

Editor

Nina Yusab
Dulu dikenal dengan nama Nina Ariefa. Berangkat dari dunia radio sebagai penyiar, dia kemudian berasik-masyuk dengan dunia media. Praktis semua bentuk media pernah dijajalnya. Setelah 5 tahun siaran di Radio Geronimo Yogyakarta, ia langsung masuk ke TPI Jakarta sebagai reporter. Sempat pulang ke kampung halaman dan menjadi manager produksi audio visual sebuah LSM budaya, ia lantas kembali ke ibukota untuk menulis di Tabloid Kapital. Media internet yang dicicipinya adalah detik.com tepatnya detikfood.com yang membuatnya mengkristal menekuni kuliner. Kini dengan blognya DapurMlandhing ia membangun reputasinya baik sebagai pemangku konten maupun penyelenggara event kuliner.

Wasis Gunarto
"Kecebur" di dunia kuliner memang tidak sengaja. Itu diakuinya. Sebelum mengenal kuliner, ia sempat menekuni dunia konsultan, mulai dari manajemen sampai telekomunikasi, dan sempat menulis tentang manajemen di beberapa media. Tulisannya sempat muncul di majalah Swa dan Jakarta Post. Bermula dari membuat komunitas Jalansutra-komunitas jalan-jalan dan makan-makan, ia mulai sedikit demi sedikit menikmati dunia kuliner. Karena berangkat dari dunia konsultan, ia melihat sisi lain kuliner khususnya mengenai bisnis restoran, waralaba dan lika-likunya. Untuk urusan eksplorasi lidah, ia masih terus belajar mencoba menerjemahkan bahasa lidah ke dalam bahasa tulisan.

Informasi lebih detail mengenai Langsungenak, silakan ke Kontak Kami.